Home / MEDAN TERKINI / Banyaknya Lokasi SPA di Kota Medan, Escape Spa Diduga Sajikan Layanan Plus Plus

Banyaknya Lokasi SPA di Kota Medan, Escape Spa Diduga Sajikan Layanan Plus Plus

LiputanMedan : Tahukah anda, lokasi-lokasi Solus Per Aqua (SPA) yang banyak berdiri di Kota Medan, sedikitnya hanya berkedok tempat Reflexy saja. Bagaimana tidak, lokasi-lokasi Spa yang seharusnya dijadikan tempat pijatan tubuh ini, sekarang sudah berganti arah menjadi lokasi prostitusi.

Seperti Escape Spa yang berlokasi di kawasan Komplek Megacom, Jalan Kapten Muslim, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia ini. Karena takut kalah saing dengan tetangganya, Barca Spa yang berada di lokasi tersebut, pemilik Escape Spa diduga turut menyajikan layanan plus-plus bagi para pengunjung.

Hal ini terkuak ketika kru wartawan melakukan investigasi didalam tempat tersebut. Dengan santai, kru kemudian berpura-pura seperti pengunjung yang hendak Reflexy. Diawali masuk dari pintu kaca Spa itu, wanita cantik bertubuh mungil telah menyabut kru yang telah membuka pintu itu.

“Selamat datang di Escape Spa, mas. Ada yang bisa saya bantu,” ucap wanita berambut panjang dengan ramah.

Selanjutnya, wanita yang bertugas sebagai Receptionis ini mengeluarkan salah satu buku yang tertulis daftar paket untuk melakukan Reflexy.

“Ini daftar paketnya, mas. Bisa langsung dipilih aja. Kalau paket Vip berkisar berkisar Rp 180-370 ribu per satu jam setengah,” akunya.

Mengetahui harga tersebut, kru pun memilih paket Rp 180ribu. Namun, paket tersebut tidak termasuk dalam Sauna. Melainkan hanya reflex tubuh dan lulur saja.

“Kalau paket yang mas pilih ini,  tidak termasuk dalam Sauna iya. Ini cuma reflex tubuh dan lulur saja. Kalau paket Rp 370 ribu, itu sudah semuanya iya mas,”sebutnya.

Baca Juga:  Rapat Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Petisah Priodesasi 2017-2020

Hanya memilih paket itu saja, akhirnya wanita berkulit sawo matang ini memberikan kunci dan memanggil pegawai lelaki untuk mengantarkan kekamar.Masih dalam keadaan santai, kru pun dibawa oleh pegawai betubuh tinggi ini.

Dalam perjalanan hendak ke kamar, tiba-tiba seorang wanita berparas cantik mengikuti perjalanan kru. Sampai di kamar reflex, wanita tersebut pun langsung masuk ke dalam kamar itu sembari tersenyum.

Tak sampai dua menit, pegawai lelaki yang diketahui bernama Rendi itu pun meninggalkan kru dan wanita yang bekerja sebagai terapis.

“Perkenalkan nama saya Sherly, bang,” ucap wanita bergincu merah ini.

Menggunakan pakaian minim, wanita tersebut kemudian menyuruh tim membuka seluruh pakaian seraya memberikan handuk kecil berwarna putih.

“Pakai handuk ini, bang. Buka aja pakaiannya,” katanya yang telah siap bertempur.

Telah berpengalaman dalam bidang reflex, wanita berbadansexy ini seketika menuangkan cream ke tubuh belakang kru. Jemari lentik sang terapis ini kemudian bermain. Gesekan dan tekanan pun terasa dari jemari sangterapis berkulit putih ini. Usai melakukan pijatan di tubuh belakang, sang terapis pun menyuruh kru untuk berbalik badan.

“Balik badannya, bang. Biar saya oleskan cream lagi,”imbuhnya dengan nada manja.

Tuntas melakukan reflex tubuh ini, kemudian kru pun bertanya kepada wanita tersebut apakah bisa melakukan hubungan intim. Dengan ucapan merayu, wanita ini mengatakan bisa.

Baca Juga:  Sedang Asyik 'Berselancar' di Dunia Maya', 23 Pelajar Terjaring Razia

“Iya bang, kalau mau ‘begituan’ gak sembarangan disini, “ucap seorang terapisnya saat melayani awak media ini.

Kemudian seorang terapis bertubuh mungil itu mengatakan bukan tidak bisa berbuat bebas di Spa itu, melainkan ada waktu tertentunya.

” Disini kalau hari senin sampai kamis harus pakaian karet yang digembok itu bang, jadi memang ga bisa berbuat asusila. Tapi kalau hari jumat sampai minggu bebas. Ya kalau abang mau plus plus datang hari jumat sampai minggulah, ” katanya sembari tertawa kepada awak media ini.

Kemudian, seorang terapis bertubuh mungil itu juga mengatakan kalau mau melakukan hubungan intim, pelanggan harus bayar lagi.

“ Kalau shortime disini, Rp 500 ribu aja untuk abang. Kalau Handjob terserah abang aja berapamau kasih. Biasanya saya dikasih Rp 100 ribu ke para tamu,” ungkapnya.

Terkuaknya bisnis sampingan plus-plus itu, tim pun enggan melakukan hal tersebut, melainkan cukup reflex tubuh saja. Satu jam setengah sudah berlalu, kru pun selesai reflex sembari keluar dari kamar tersebut. Sedang berjalan keluar, dengan akrabnya wanita itu kembali tersenyum.

“Langganan iya, bang kita.  Besok besok datang lagi. Bye,” katanya lagi.

Tidak diketahui penyamaran, kru pun dengan menabar senyum keluar dari tempat tersebut.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan dari pihak Escape Spa tersebut.(LM/team).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *