Home / PEMERINTAHAN / Dishub Diminta Tindak Tegas Terhadap Betor Baru Merek Max Tanpa Izin di Kota Medan

Dishub Diminta Tindak Tegas Terhadap Betor Baru Merek Max Tanpa Izin di Kota Medan

LiputanMedan : Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat diminta dapat menertibkan kenderaan roda tiga angkutan umum (Becak Bermotor) yang saat ini semakin menjamur mencari penumpang.

Becak bermotor merek Max memiliki CC 125, sementara Izin yang dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan Kota Medan, 110 CC.

Informasi yang didapat wartawan, izin betor yang dikeluarkan oleh PT.Bestari Trans yang beralamat di Jalan Danau singkarak Medan, diperuntukkan untuk wilayah Deli Serdang, namun ternyata banyak beroperasi dan mencari penumpang di Kota Medan.

Hal ini tentunya membuat resah para pengemudi becak bermotor yang memakai mesin Honda Win 110 CC. Para abang becak ini, menilai jika Dishub Medan tidak segera bertindak melakukan razia terhadap betor yang dianggap ilegal dan tidak memiliki izin mencari penumpang  diwilayah Kota Medan, akan  merusak mata pencaharian mereka, dan semakin memperparah kemacetan Jalan di Kota Medan.

” Kalau memang becak jenis Win atau sekelasnya yang memakai 110 CC tidak diperbolehkan lagi untuk mencari penumpang, seharusnya ada peraturan yang dikeluarkan oleh Dishub Medan. Penumpang saat ini sudah sepi akibat sudah adanya perusahaan jasa aplikasi internet. Kami juga bayar pajak ataupun iuran, termasuk ke Dinas Perhubungan. Kenapa Dishub medan terkesan tutup mata melihat kondisi saat ini.” Terang Anto(50) seorang penarik betor yang sering mangkal didaerah Jalan Gatot Subroto.

Baca Juga:  Polsek Medan Baru Datangi Kantor Grab, Ada Apa ???

Menanggapi permasalahan Betor tersebut, Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Medan, Kuat Surbakti dikantornya, Rabu,(26/10/2016), mengatakan, agar Dinas Perhubungan Kota Medan, proaktif untuk mengawasi keberadaan becak yang berasal dari luar kota Medan.

Karena jika tidak maka akan menambah kemacetan di Kota Medan. Selain itu, menurut Kuat, saat ini Dishub Medan tidak ada lagi untuk menambah kuota untuk angkutan Betor.

” Sementara kuota yang dikeluarkan melalui perwal saja sudah melebihi kuota. Apalagi, para abang becak bermotor saat ini sudah kesulitan untuk mencari penumpang, selain harus membayar iuran perhari dan pajak ke Pemerintah Kota Medan, untuk itu Dishub Medan diminta tegas untuk merazia seluruh betor yang berasal dari luar Kota Medan.,”terang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Medan ini.

Baca Juga:  Basuki Hadimuldjono : Pengerjaan Jalan Tol di Sumatera Utara Tidak Ada Hambatan

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat kepada wartawan pernah mengatakan, bahwa pihaknya tidak ada mengeluarkan izin betor untuk kapasitas 125 cc. Termasuk juga belum ada mengeluarkan izin untuk penambahan unit Betor di Kota Medan.

” Hingga saat ini, kita tidak ada mengeluarkan izin untuk betor, apalagi yang memakai kapasitas 125 cc. Sehingga Dinas Perhubungan Medan secepatnya akan melakukan razia terhadap betor-betor yang memakai kapasitas 125 cc dan betor yang berasal dari luar Kota Medan.” Pungkas Renward Parapat.(LM/Manalu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *