Home / HEADLINE / DJ Rio Dikeroyok Sekolompok Preman di De Blues

DJ Rio Dikeroyok Sekolompok Preman di De Blues

MEDAN, LiputanMedan | Dalam kondisi babak belur Rio Sinulingga (27) mendatangi Polsekta Medan Helvetia, Sabtu (18/11/2017).

Kedatangan pria yang berprofesi sebagai Disk Jokey (DJ) karaoke De Blues di Kompleks Milenium Plaza Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia itu guna melaporkan peristiwa penggeroyokan terhadap dirinya oleh sekolompok preman.

Informasi diperoleh menyebutkan, peristiwa penganiayaan yang dialami DJ Rio terjadi dengan seketika, saat itu pelaku yang diketahui bernama Batak (42), Jason (30), Haliman (32) dan beberapa rekan lainnya mendatangi counter DJ yang berada di lantai 3 karaoke De Blues.

Tak lama kemudian, pria yang bernama Batak langsung memukul DJ Rio tepat di bagian bibirnya hingga mengalami luka. Perkelahian pun tak terhindarkan antara DJ Rio dan Batak. Beberapa saat kemudian, Jason dan Haliman berikut beberapa rekannya langsung membantu Batak untuk menganiaya DJ Rio.

Baca Juga:  Polsek Medan Baru Datangi Kantor Grab, Ada Apa ???

Tak ayal, DJ Rio hanya bisa melindungi diri. Sekelompok preman itu membabi buta memukuli DJ Rio hingga babak belur.

Beruntung pada saat itu tamu dan petugas keamanan berhasil melerai perkelahian tersebut. Sementara sekelompok preman itu langsung meninggalkan lokasi.

Tak terima atas penganiayaan itu, DJ Rio yang mengalami luka di bagian bibir, memar di sekujur kepala dan leher mendatangi Polsekta Medan Helvetia guna membuat laporan resmi kepolisian.

Saat di Mako Polsek Helvetia, DJ Rio mengaku, tak tahu apa sebab dirinya dianiaya oleh sekelompok preman tersebut.

Baca Juga:  Dekatkan Diri Dengan Masyarakat, Polisi Medan Senam Bersama di Kp Sejahtera

“Aku gak tau apa-apa, bang. Aku di counter DJ, tiba-tiba si Batak itu datang langsung dipukulnya aku. Katanya pulak aku ganggu ceweknya bernama Lisa. Padahal, di mana ceweknya pun aku gak tahu bang,”kesal Rio.

Selain itu Rio menjelaskan, bahwa dirinya dikeroyok sekitar enam orang. “Aku dikeroyok di counter DJ, bang Black dan bang Agung saksinya. Aku gak pernah buat ribut bang, gak terima kali aku diginikan. Kalau bisa mereka (Pelaku) ditangkap lah bang,”ungkapnya.

Kapolsekta Medan Helvetia Kompol Trila Murni ketika dikonfirmasi akan memprosesl laporan tersebut. “Buat dulu laporan dan Visummnya. Setelah itu panggil saksi-saksi, dan akan kita proses selanjutnya,”pungkasnya. (LM-01/AR).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *