Home / HEADLINE / Istri Pembunuh Suami Ditangkap Petugas Reskrim Polsek Medan Barat

Istri Pembunuh Suami Ditangkap Petugas Reskrim Polsek Medan Barat

MEDAN, LiputanMedan | Perempuan yang tikam suaminya hingga tewas karena masalah asmara, berhasil diungkap Petugas Reskrim Polsek Medan Barat.

Dalam keterangannya, Kapolsek Medan Barat Kompol Revi Nurvelani didampingi Kanit Reskrim Iptu Aryya Nusa dan Panit I Reskrim Ipda Galih Mubaroq mengatakan terbongkarnya kasus ini berkat keterangan saksi-saksi di lapangan yang menyebutkan bahwa para saksi melihat Hajija yang menghabisi suaminya sendiri.

“Jadi pada saat kejadian, pelaku ini sempat beralibi kepada petugas jika suaminya bernama Hendra (36) bunuh diri setelah ada kerabat yang datang. Ternyata keterangan itu bohong belaka,” kata Kompol Revi, Jumat (05/12/2018).

Baca Juga:  Rapat Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Petisah Priodesasi 2017-2020

Berkat keterangan saksi-saksi, petugas penyelidikan akhirnya berhasil menemukan titik terak dan mengamankan pelaku.

“Pembunuhan ini terjadi secara spontan saja. Pelaku tidak ada merencanakan. Namun begitu mendapati SMS di HP suaminya, pelaku langsung mengambil pisau dan menikam paha suaminya.

Sementara dihadapan Kapolsek Medan Barat dan Kanit Reskrim, pelaku berusia 33 tahun itu hanya menundukkan kepalanya yang menyesal atas perbuatannya.

“Saya menyesal pak, Menyesal sekali,” kata Hajija sembari mengatakan bahwa dirinya tak berniat menghabisi nyawa suaminya.

Hajija juga mengaku bahwa dirinya menghabisi nyawa suaminya lantaran dirinya menemukan SMS mesra di HP sang suami, kemudian ibu beranak satu ini naik pitam dan mengambil pisau dari dapur lalu menikam paha suaminya.

Baca Juga:  Dekatkan Diri Dengan Masyarakat, Polisi Medan Senam Bersama di Kp Sejahtera

“Sikapnya mulai berubah sebulan belakangan ini pak. Dia tidak seperti biasanya. Karena curiga, kemudian saya memeriksa pesan masuk yang ada di HP suami saya,” kata Hajija.

Selain pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau dapur bergagang stainless, dua buah pakaian berlumuran darah.

“Pelaku dijerat dengan pasal 338 subs pasal 351,”  pungkasnya. (LM-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *