Home / HEADLINE / Kapolsek Kutalimbaru Besuk Korban Pencurian Dengan Kekerasan Disertai Pelecehan Seksual

Kapolsek Kutalimbaru Besuk Korban Pencurian Dengan Kekerasan Disertai Pelecehan Seksual

KUTALIMBARU, LiputanMedan | Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu mengunjungi korban pencurian dengan kekerasan disertai pelecehan seksual terhadap korban berinisial YKD (34) di Jalan Nasional Gg Keluarga, Kamis (28/12/2017).

Kedatangan Kapolsek Kutalimbaru yang disambut ramah oleh ibunda korban Anim Sui (57) didampingi 3 putranya Ramadani,Tri setiadi dan Alfarino guna melihat perkembangan kesehatan korban dan sudah mulai pulih setelah dirawat sejak tgl 14 hingga 21 Desember 2017 di RSU H.Adam Malik Medan.

“Kejadiannya terjadi pada Jumat 14 Desember 2017, dimana korban mengalami pelecehan seksual dan pencurian dengan kekerasan di sebuah gubuk perladangan berlokasi di Pasar IX Desa Sei Mencirim Kec.Kutalimbaru oleh pelaku yang sudah berhasil ditangkap bernama Deni Triswanda (20) warga Dusun 3 Desa Sei Gelugur Pancur Batu,” ujar AKP Martualesi.

Sementara itu, oleh korban saat didatangi Kapolsek Kutalimbaru menjelaskan kejadian yang dialaminya bermula pada hari kamis tanggal 14 Des 2017 sekira pukul 11.00 wib pelaku meminta bertemu disimpang melati, dengan alasan mau mengenalkan korban kepada orangtua pelaku dan menjanjikan akan memberikan uang untuk membantu biaya anak korban.

Baca Juga:  Sedang Asyik 'Berselancar' di Dunia Maya', 23 Pelajar Terjaring Razia

Kemudian korban menjumpai pelaku di pajak simpang melati, lalu pelaku memboncengkan korban dengan menggunakan sepeda motor honda miliknya dan pelaku meminta agar hp korban untuk di simpan oleh pelaku untuk dicek siapa saja yang menghubungi korban.

Namun, ketika melalui suatu tempat yang korban tidak kenal, tepatnya kebun jagung, pelaku menghentikan sepeda motor yang mengatakan bahwa pelaku juga di suruh untuk mengawasi kebun jagung milik Oppungnya.

“Saat digubuk tersebut, pelaku minta berhubungan badan namun di tolak oleh korban, Karena korban meminta setelah resmi menikah dan saat itu korban sedang ‘Datang Bulan’. Namun pelaku tetap memaksa hingga mendorong korban dan mencekik korban menggunakan kedua tangannya serta memukuli korban hingga tidak berdaya lalu pelaku melampiaskan nafsunya,” katanya.

Baca Juga:  Dekatkan Diri Dengan Masyarakat, Polisi Medan Senam Bersama di Kp Sejahtera

Menganggap korbannya sudah tewas, Pelaku meninggalkan korban hingga akhirnya korban ditemukan warga dalam keadaan sekarat yang awalnya diduga adalah korban pembunuhan.

Atas kedatangan Kapolsek Kutalimbaru, ibu korban menyampaikan terimakasih atas perhatian kapolsek yang telah menangani biaya pengobatan anaknya diklinik Desa Sei Mencirim lalu memindahkan ke RSU H.Adam Malik yang di fasilitasi oleh Kapolsek.

“Kami ucapkan terimakasih pak atas perhatian bapak kepada kami semoga bapak tetap dalam lindungan Allah SWT dan pelakunya biarlah dihukum dengan seberat beratnya pak,” ucap ibu korban Anim Sui.

Diakhir pertemuan itu, Kapolsek Kutalimbaru memberikan bingkisan buah kepada korban menyemangati korban untuk tetap kuat dan tabah menjalani kehidupannya. (LM-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *